Sebelum Ke Dokter, Coba Cek Kesehatan Tubuh Dengan Hal Sederhana Ini

Sebelum Ke Dokter, Coba Cek Kesehatan Tubuh Dengan Hal Sederhana Ini

Dengan tingginya tingkat kebutuhan saat ini, banyak orang yang lebih sibuk bekerja daripada memikirkan kesehatan tubuh mereka. Hal ini yang membuat banyak orang tidak sempat untuk memeriksakan kesehatan mereka ke dokter.

Mungkin alasan lainnya mengapa orang jarang le dokter adalah mahalnya biaya kesehatan. Namun sebenarnya ada, loh cara untuk memeriksa kesehatan diri sendiri tanpa harus ke dokter. Berikut ini beberapa tes sederhana untuk mengetahui apakah kamu butuh penanganan medis lebih lanjut apa tidak.

Kesehatan Tubuh

Tes mata

Untuk tes mata kamu bisa melihat bingkai jendela. Caranya tutup mata kamu, kemudian buka mata kananmu dan lihat jendela selama 30 detik. Lakukan hal serupa untuk mata kiri kamu.

Kalau bingkai jendela menjadi buram atau menjadi tidak sejajar antara satu sama lainnya. Kemungkinan besar adanya degenerasi makula, yakni kehilangan penglihatan yang sangat ireversibel.

Tes mata lainnya coba lakukan pada plat mobil orang lain. Mundurkan tubuh kamu sejauh 20 meter dan coba baca plat tersebut apabila tidak terbaca, alangkah baiknya kamu mengunjungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tes sistem pernafasan

Untuk mengecek kesehatan sistem pernafasan, kamu bisa melakukan tes dengan cara yang beri nama The Shtange. Caranya cukup mudah dilakukan. Kamu cukup memerlukan bantuan dari stopwatch.

Langkah pertama, duduk dan tarik nafas sebanyak 3 kali secara berturut – turut tanpa harus membuangnya. Kemudian, tahan nafas kamu selama yang kamu bisa. Hitung seberapa lama kamu bisa menahan nafas dengan stopwatch.

Rata – rata orang yang memiliki sistem pernafasan yang normal bisa menahan pernafasan mereka selama 40 hingga 49 detik. Artinya, jika kamu hanya bisa menahan nafas kurang dari 40 detik, sistem pernafasan kamu sedang dalam kondisi tidak baik. Sebaliknya,  jika kamu bisa menahan nafas lebih dari 50 detik, maka sistem pernafasan kamu dalam kondisi sangat baik.

Tes pendengaran

Untuk tes pendengaran harus dilakukan di tempat yang tenang. Di tempat tersebut coba dengarkan percakapan orang dari jarak 4 atau 5 meter. Apabila kamu tidak mendengarnya dengan jelas alias samar – samar, maka coba kamu periksakan pendengaran kamu ke dokter.

Ingat, untuk tes pendengaran harus dilakukan pada tempat yang hening dan tenang. Tempat ramai, seperti cafe dengan musik tidak akan berhasil. Bahkan, untuk mendengar orang di dekatmu juga tidak akan berhasil. Hal ini dikarenakan adanya efek masking, yakni suara lemah yang disamarkan dengan suara keras.

Tes diabetes

Diabetes adalah penyakit yang banyak diidap oleh orang saat ini. Hal ini dikarenakan gaya hidup tidak sehat. Walaupun kebanyakan penyakit ini menjangkit orang lanjut usia, tidak menuntut kemungkinan usia muda juga bisa kena.

Bahkan, parahnya lagi diabetes tidak ada gejala awal. Mencegah secara dini adalah hal yang bisa kamu lakukan. Untuk pemeriksaan diabetes bisa dilakukan dengan mengukur lingkar pinggang, tepatnya 1 cm di atas panggul kamu.

Bagi pria maksimal memiliki ukuran 40, sedangkan untuk wanita maksimal adalah 34. Apabila kamu memiliki ukuran lebih besar, maka risiko terkena diabetes tipe 2 akan 5 kali lebih besar.

Tes liver

Untuk tes yang satu ini coba kamu menghadap cermin dan lihat seluruh tubuhmu. Perhatikan apakah ada lapisan lemak di bagian atas pinggang. Jika, iya maka lemak tersebut adalah lemak visceral yang mengelilingi hati. Lemak tersebut akan membuat fungsi hati tidak maksimal.

Selain itu, bagian putih mata yang mulai menguning serta lidah yang terus menerus terlapisi menandakan bahwa ada yang tidak beres dengan liver kamu.

Gumpalan lemak pada pinggang akan membuat putih mata menguning. Selain itu, gumpalan tersebut akan melapisi lidah kamu. Hal ini berarti kamu harus memeriksakan lebih lanjut pada dokter. Kemungkinan ada kesalahan pada livermu.

Tes kesehatan tulang

Untuk tes kesehatan tulang sangat mudah dilakukan. Coba lihat bagian kuku kamu. Pasalnya, kuku bisa memberikan semua pengetahuan yang diperlukan untuk kesehatan tubuh kamu.

Apabila kuku kamu rapuh, mudah patah, bercabang hingga timbul bintik – bintik putih menandakan bahwa kamu kekurangan vitamin B dan zat besi. Hal ini merupakan gejala risiko penyakit osteoporosis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *