Wanita Obesitas Akan Berumur Pendek, Benarkah? Bahaya Obesitas

Sebuah timbangan menunjukkan angka 150 kg dengan tinggi badan 155 cm, hmm apa yang ada di pikiran Anda? Wow, pastinya sangat gemuk sekali bukan? Bisa kita katakan bentuk tubuhnya sangat bulat sekali, namun hati-hati karena sudah masuk ke tanda peringatan “obesitas” ya.. Awas bahaya obesitas sangat mengancam anda.

Berbeda jika berat badan 150 kg tetapi tinggi badannya 180 cm mungkin masih bisa dikatakan sedikit ideal. Jadi, obesitas itu tergantung dari kita memandang tinggi badan dan berat badan. Untuk wanita Indonesia, memiliki tinggi badan rata-rata 150 cm dan umumnya berbobot antara 40 – 45 kg.

bahaya obesitas

Tips Hidup Sehat

Tubuh yang sehat berawal dari pikiran yang sehat pula, benar sekali tentang pemahaman itu, pikiran yang labil akan mengakibatkan perubahan mood dan hormon seseorang sehingga berpengaruh terhadap tubuhnya. Tips hidup sehat antara lain:

  • Menjaga emosi
  • Mengatur jumlah asupan makanan
  • Rutin olahraga
  • Cek kesehatan rutin (kolesterol, gula darah, tekanan darah, asam urat)
  • Hindari ketergantungan obat

Penyakit dari Efek Obesitas

  • Sakit Jantung

Penyakit jantung disebabkan oleh adanya penyumbatan pada pembuluh dan ketidakseimbangan transportasi darah yang mengalir. Penyumbatan itu disebabkan adanya lemak yang menempel pada dinding pembuluh dalam jumlah yang banyak. Semakin banyak lemak yang menyumbat maka darah yang mengalir akan semakin sulit maka terjadi pecah pembuluh apabila penderita jatuh dan meninggal seketika.

  • Kelainan Sistem Syaraf

Pola makan sehat menjadi faktor tubuh memiliki sistem imunitas yang baik dan mampu menangkal penyakit. Akan tetapi, jika pola makan sembarangan akan berefek naiknya gelambir lemak tubuh. Gelambir lemak yang overload menyerang sistem syaraf pusat manusia atau disebut dengan inflamasi sehingga orang akan kehilangan ingatan jangka pendek atau panjang. Gampang lupa dan cepat merasa emosi. Syaraf yang tertutupi oleh lemak tipis akan merubah sistem kerja menjadi lebih lambat.

  • Kelainan Sistem Pernafasan

Penderita kegemukan atau obesitas biasanya akan mengorok saat tidur, karena saluran nafasnya kotor dengan selaput lemak. Selain bagian dalam, lemak yang ada di luar organ akan membuat tonjolan kulit yang lebih besar sehingga menekan area diafragma dan membuat perut susah untuk bernafas. Frekuensi nafasnya seperti orang yang sedang mengalami asma.

  • Hipertensi

Semakin banyak asupan garam pada tubuh akan berakibat tekanan darah yang naik pula, terjadilah penyakit darah tinggi atau kita kenal dengan hipertensi. Tubuh gemuk, pembuluh darah menyempit, asupan serat minim alhasil hipertensi menyerang. Jika tekanan darah melebihi angka 120 maka Anda harus siap-siap menjaga emosi.

  • Diabetes

Organ pankreas menghasilkan hormon insulin yang berperan dalam mengontrol kadar gula dalam darah. Diet makanan manis sangatlah dianjurkan sekali, karena semakin besar berat badan seseorang maka kemampuan insulin yang dihasilkan akan semakin lemah dan tidak maksimal. Kadar gula dalam darah akan semakin naik karena ketidakmampuan dalam mengontrol kadar gula darah.

  • Radang Sendi

Radang sendi atau osteoartritis akan dialami di area lutut, lengan, kaki dan leher karena pergerakan sendi yang semakin berkurang. Lemak yang menumpuk di lipatan persendian akan menumpas perlahan minyak tulang dan gesekan antar tulang semakin rentan.

  • Kesuburan

Pada wanita yang mengalami obesitas akan terganggu sel telurnya karena tertutupi oleh lemak dan sperma yang masuk tidak akan sanggup menembus lapisan lemak yang menutupi sel telur. Hal ini bisa diatasi dengan cara melangsingkan tubuh terlebih dahulu. Proses melangsingkan bisa melalui sedot lemak dan mengatur asupan makanan, perbanyak serat dan air putih. Apabila lemak yang ada pada tubuh berkurang hingga 50% sisanya adalah Anda harus melakukan olahraga dan terapi khusus program kehamilan.

  • Sakit Kejiwaan

Sakit kejiwaan di sini bukan berarti gila ya, namun gangguan mental seperti minder dan depresi karena bentuk tubuh dan keterbatasan gerak terhadap lingkungan.

Program untuk penderita obesitas adalah herbalife diet yaitu cara diet yang memperbanyak asupan serat sayuran, buah, minuman air putih agar tubuh kembali ke kondisi normal namun setelah dilakukan pemeriksaan medis terlebih dahulu.