6 Makanan Untuk Diet Rendah Lemak dan Rendah Kalori, Cocok Diosumsi Saat Buka Puasa

Makanan Rendah Lemak

Makanan untuk diet Buka Puasa menjadi sesuatu yang ditunggu bagi meraka yang menjalankan ibadah puasa. Bagi sebagian orang akan akan melampiaskan nafsu makanannya dengan berbagai jenis yang menggugah selera. Namun, saat buka puasa tersebut kadang tidak banyak yang memperhatikan kandungan lemak dalam makanan.

Walaupun waktu makan kamu kerap dibatasi saat puasa, namun asupan makan tetap perlu dikontrol jika kamu ingin menurunkan berat badan. Sebaiknya kurangi asupan kalori atau makanan rendah lemak kamu sebanyak 500 kalori per hari untuk mendapatkan penurunan berat badan sebanyak 0,5-1 kg per minggu.

Misalnya, total asupan kalori kamu biasanya adalah sebanyak 2000 kalori, maka kamu hanya perlu mengonsumsi sebanyak 1500 kalori saat puasa untuk mencapai penurunan berat badan. Berikut telah kami rangkum dari berbagai sumber 6 makanan untuk diet rendah lemak dan rendah kalori yang cocok dikosumsi saat buka puasa, Rabu (22/4/2020).

  1. Kentang Rebus

Makanan Rendah Lemak

Lain halnya dengan kentang goreng dan keripik kentang yang dianggap tidak sehat karena tinggi lemak, kentang panggang dan kentang rebus memiliki manfaat untuk kesehatan terutama dalam menurunkan berat badan. Kedua kentang tersebu dikenal sebagai mekanan rendah lemak dan memiliki kalori yang lebih rendah, serta mengandung protein dan serat. Mengonsumsi kentang rebus juga telah terbukti dapat mengenyangkan.

Dalam sebuah penelitian yang mengukur kemampuan 38 makanan untuk diet memuaskan rasa lapar, kentang rebus menduduki peringkat tertinggi. Jadi jangan ragu apalagi menghindari kentang ketika kau sedang menjalani diet. Tapi ingat ya kentang rebus bukan kentang goreng!

  1. Telur

Telur menjadi makanan lain yang dipandang ‘kurang baik’ pada sebagian orang yang menjalani diet. Padahal kenyataannya telur sangatlah sehat dan memiliki beberapa nutrisi penting dalam jumlah besar.Sebagian besar nutrisi, termasuk sekitar setengah dari protein telur, ditemukan pada kuning telur. Telur juga merupakan sumber protein lengkap, yang mengandung sembilan asam amino esensial dan menjadi salah satu makana rendah lemak.

  1. Legume

Makanan Rendah Lemak

Legume merupakan bahan makanan dari jenis kacang-kacangan dan sangat dianjurkan untuk dikonsumsi karena kaya akan nutrisi esensial. Contohnya seperti kacang merah, kacang polong, kacang hijau, kacang lentil dan lain-lain, yang semuanya terkenal sebagai sumber serat dan protein yang baik dan makanan rendah lemak. Melihat kandungan protein dan seratnya yang tinggi, ditambah lagi makanan rendah lemak dan kalori maka alasan apa lagi yang membuat kamu harus berpikir dua kali untuk mengonsumsi makanan untuk diet ini.

  1. Lean meat

Lean meat merupakan sumber protein atau makanan rendah lemak yang memiliki kandungan kalori lebih rendah dibandingkan dengan daging hewan lain yang belum disingkirkan bagian lemaknya. Untuk kamu yang ingin melakukan diet rendah lemak dan kalori, daging jenis ini sangat cocok karena kandungan lemaknya sangat sedikit.

Pada ayam dan kalkun, lean meat mengandung vitamin B3, B6, selenium, serta kolin yang tinggi. Selenium berfungsi sebagai antioksidan yang mampu menangkal efek dari radikal bebas, sedangkan vitamin B3 dan B6 membantu mengubah karbohidrat menjadi glukosa yang pada akhirnya akan menjadi energi.

  1. Sayuran

Makanan Rendah Lemak

Makan rendah lemak ini sudah tak asing lagi dan jadi menu makanan yang sehat dan baik untuk tubuh. YSsayuran memiliki berbagai vitamin dan nutrisi yang amat baik bagi kesehatan, ditambah lagi sayuran merupakan salah satu makanan untuk diet rendah kalori. Rasanya aneh dan mustahil jika kamu sampai tak memasukkan sayuran sebagai daftar menu makanan sehat. Terlebih jika ingin menurunkan berat badan, wajib rasanya memasukkan sayuran dan buahan ke dalam menu diet.

  1. Popcorn

Popcorn termasuk ke dalam jenis biji-bijian utuh dan mengandung kadar serat yang lebih tinggi dibandingkan cemilan populer lainnya, sehingga dapat membantu kamu agar merasa kenyang lebih lama. Selain itu, popcorn juga merupakan makanan untuk diet rendah kalori dan makanan rendah lemak, jadi cocok dimakan sebagai cemilan sehat terutama bagi kamu yang berdiet.

7 Olahraga yang Bisa Dilakukan Selama Bulan Ramadan, Efektif Turunkan Berat Badan

menu makanan rendah lemak

Sebagai Umat muslim diwajibkan untuk melakukan puasa setiap bulan Ramadan. Selain itu, puasa kerap dilakukan orang dengan berbagai faktor, misalkan untuk kesehatan. Saat menjalani puasa, tubuh tidak mendapatkan suplai makanan dan minuman dari luar. Meskipun tidak makan dan minum, bukan berarti kamu menjadi tidak aktif dan tidak boleh berolahraga.

Walaupun saat puasa kamu tidak makan dan minum, kamu tetap harus menjaga kebugaran dengan berolahraga. Namun, tentu kamu harus memperhatikan benar waktu dalam melakukannya.Melakukan olahraga saat puasa tidak boleh berlebihan.

 Kamu harus memilih jenis olahraga yang ringan saja, sehingga tubuh tetap kuat dalam berpuasa. Selain itu, asupan makan dan minum, hingga jam tidur juga perlu diatur saat berolahraga di bulan Ramadan ini. Berikut telah kami rangkum dari berbagai sumber, 5 olahraga yang bisa dilakukan selama Bulan Ramadan, efektif turunkan berat badan, Kamis (23/4/2020).

  1. Jogging dan Jalan Cepat

Joging

Jogging adalah pilihan olahraga sore menjelang berbuka yang dapat kamu pilih. Lakukan jogging ringan selama 20-30 menit pada sore hari. Hindari Jogging berlebihan yang membuat dehidrasi. Lakukan jogging dengan intensitas santai dan ringan, atur ritme lari yang ringan dan santai.

Selain jogging, jalan cepat adalah alternatif tepat yang dapat dilakukan menjelang berbuka. Jalan cepat yang dilakukan selama kurang lebih 30 menit akan membantu menjaga keseimbangan tubuh saat berpuasa. Selain itu jalan cepat juga lebih sedikit memakan energi tubuh, jadi kamu tak mudah merasa lelah.

  1. Bersepeda

Olahraga yang dapat dilakukan untuk sekalian ngabuburit adalah bersepeda. Olahraga sederhana satu ini dapat menjaga kebugaran tubuh. Bersepeda selama 45 menit juga dapat membakar kalori yang dapat menurunkan berat badan. Kamu dapat bersepeda di sore hari dengan santai sambil menunggu waktu berbuka.

  1. Bowling

Bowling

Bowling termasuk olahraga ringan yang tidak membutuhkan banyak energi sekaligus tidak kalah mengasyikan dari bersepeda. Dengan bermain bowling, kamu bisa sekaligus olahraga sembari menunggu waktu berbuka puasa. Olahraga ini bagus untuk menguatkan otot tangan dan melatih keseimbangan badan.

  1. Latihan Beban

Kalau mendengar latihan beban, pasti kamu akan berpikir jika olahraga ini bisa menguras banyak energi. Nah, agar tidak menguras banyak energi, pilihlah beban yang tidak terlalu berat. Lakukan gerakan angkat beban yang halus secara perlahan-lahan agar otot tidak kram pada saat mengangkat beban.

  1. Yoga

Yoga

Ketika puasa mungkin kamu akan merasa malas untuk berolahraga. Tapi kamu bisa mencoba yoga, olahraga santai dan tidak memerlukan banyak energi untuk melakukannya sehingga cocok dilakukan saat puasa Ramadan.

Selain itu kamu tak perlu keluar rumah untuk melakukan yoga. Kamu bisa beryoga sambil menunggu waktu berbuka puasa di rumah. Persiapkan diri untuk melakukan gerakan-gerakan yang tidak terlalu menguras tenaga.

  1. Taici

Jenis olahraga ini juga dapat menjadi pilihan selama berpuasa. Taici merupakan bentuk halus dari bela diri yang mengombinasikan pernapasan dan gerakan seperti tarian. Semua orang bisa mencobanya, terutama bagi mereka yang berusia lanjut.

  1. Istirahat yang cukup

Tips olahraga saat puasa yang aman juga harus memperhatikan waktu istirahat. Pasalnya, untuk menjaga tubuh tetap prima saat bulan Ramadan, waktu tidur harus cukup. Waktu tidur yang kurang dapat mempengaruhi kinerja tubuh. Tidur siang selama berpuasa terkadang diperlukan untuk mempertahankan kondisi tubuh tetap sehat. Orang dewasa memerlukan waktu tidur sekitar 7-9 jam per hari.